GeeGitMEDIA
Blizzard Umumkan Diablo 5, Sementara Randy Smith Kritik Grafik Game Modern
games

Blizzard Umumkan Diablo 5, Sementara Randy Smith Kritik Grafik Game Modern

13 Sep 2026 • 03:20 WIB · Redaktur Desk Games

Blizzard mengumumkan Diablo 5 pada BlizzCon 2026, menjanjikan latar pasca‑apokaliptik 100 tahun setelah Diablo 4 dan rilis pada 2029; sekaligus, mantan desainer Thief, Randy Smith Evergreen, menulis opini di Rock Paper Shotgun pada 11 September 2026 yang menolak kebutuhan grafis fotorealistik setelah Alan Wake 2010.

Tanggal Pengumuman Diablo 513 September 2026
Tahun Rilis Direncanakan2029
Tanggal Publikasi Opini Grafis11 September 2026
Redaksi BertugasRedaktur Desk Games

Berdasarkan laporan IGN Gaming News, Blizzard secara resmi memperkenalkan Diablo 5 pada Minggu, 13 September 2026, pukul 01.22 WIB. Game aksi‑role‑playing (ARPG) ini akan berlatar dunia pasca‑apokaliptik, satu abad setelah peristiwa Diablo 4, dan dijadwalkan rilis pada tahun 2029. IGN menekankan bahwa judul ini akan memperluas narasi seri dengan elemen cerita baru, namun tidak menyebutkan detail mekanik gameplay. Sementara itu, Rock Paper Shotgun Indie & PC menyoroti pandangan kritis Randy Smith Evergreen dalam artikel berjudul "Why do we need more graphics?" yang dipublikasikan pada Jumat, 11 September 2026, pukul 23.29 WIB. Smith, yang pernah terlibat dalam pengembangan Thief: The Dark Project, berargumen bahwa pencapaian grafis fotorealistik pada Alan Wake 2010 sudah cukup, dan upaya peningkatan visual sejak itu hanyalah "indulgensi yang tidak perlu" serta "travesty yang sembrono". Ia menolak anggapan bahwa kualitas visual harus terus meningkat, mengajak industri untuk fokus pada aspek gameplay dan narasi. Kedua laporan ini mencerminkan sudut pandang yang berbeda: IGN berfokus pada pengumuman produk baru dengan harapan komersial, sedangkan Rock Paper Shotgun menyajikan kritik konseptual terhadap tren visual industri game.

Dampak bagi pembaca

Pengumuman Diablo 5 menambah ekspektasi pasar game ARPG, berpotensi meningkatkan penjualan Blizzard dan memicu persaingan judul serupa menjelang 2029. Di sisi lain, kritik Smith dapat memengaruhi diskusi pengembang tentang prioritas sumber daya, mendorong beberapa studio untuk menyeimbangkan antara grafis dan inovasi gameplay, yang pada gilirannya dapat memengaruhi keputusan investasi dan strategi pemasaran di industri game.

Buka sumber asal: Kompilasi 2 Media (IGN Gaming News, Rock Paper Shotgun Indie & PC)