Kualitas Udara Medan Mencapai AQI 85, Masuk Kategori Sedang
Pada hari ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama World Air Quality Index (WAQI) melaporkan bahwa indeks kualitas udara (AQI) di Medan tercatat 85, menempatkannya pada kategori “Sedang”. Pengukuran dilakukan di stasiun pemantauan utama kota, dengan konsentrasi partikel PM2.5 sebesar 85 µg/m³ dan suhu udara 30°C.
Data yang dipublikasikan menunjukkan bahwa nilai AQI 85 berada dalam rentang 51‑100, yang secara resmi diklasifikasikan sebagai tingkat kualitas udara sedang. Konsentrasi PM2.5 yang sama dengan nilai AQI mengindikasikan dominasi partikel halus dalam atmosfer, yang biasanya dipengaruhi oleh aktivitas transportasi, pembakaran terbuka, serta kondisi meteorologi lokal. Suhu 30°C menambah rasa tidak nyaman bagi penduduk, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan. Meskipun tidak masuk dalam kategori berbahaya, tingkat AQI ini tetap memicu rekomendasi kehati-hatian. Pengukuran ini bersifat real‑time dan dapat berubah seiring dengan fluktuasi lalu lintas dan cuaca. BMBM dan WAQI terus memperbarui data secara berkala untuk memberikan gambaran yang akurat kepada publik.
Dampak bagi pembaca
Kondisi AQI 85 mengingatkan warga Medan untuk meminimalkan aktivitas fisik di luar ruangan pada jam-jam dengan paparan tertinggi, serta mempertimbangkan penggunaan masker N95 atau setara bila diperlukan. Pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup dan BMKG menyarankan pemantauan terus‑menerus melalui aplikasi resmi atau situs WAQI. Informasi lebih lanjut dan peringatan terkini dapat diakses melalui kanal resmi BMKG dan platform media sosial terkait.
Buka sumber asal: World Air Quality Index (WAQI)