GeeGitMEDIA
Sekuel 'The Blood of Dawnwalker' Mungkin Hapus Mekanik Waktu yang Kontroversial
games

Sekuel 'The Blood of Dawnwalker' Mungkin Hapus Mekanik Waktu yang Kontroversial

18 Sep 2026 • 05:20 WIB · Redaktur Desk Games

Berdasarkan laporan PC Gamer Global dan Rock Paper Shotgun Indie & PC pada Kamis, 17 September 2026 dan Jumat, 18 September 2026, pengembang Rebel Wolves mempertimbangkan untuk menghapus mekanik pengatur waktu (timer) yang memecah belah pemain dalam sekuel gim 'The Blood of Dawnwalker', di mana sutradara menegaskan tidak akan memaksakannya jika tidak sesuai dengan narasi.

Batas Waktu Quest Coen30 hari dan 3 malam
Studio PengembangRebel Wolves
Redaksi BertugasRedaktur Desk Games

Liputan dari Rock Paper Shotgun menyoroti bahwa fitur pengatur waktu 30 hari dan 3 malam dalam pencarian Coen untuk menyelamatkan keluarganya telah memicu pro dan kontra di kalangan pemain. Banyak yang memiliki pandangan beragam mengenai tekanan waktu tersebut. Sementara itu, laporan PC Gamer Global menambahkan pernyataan dari sutradara gim, Konrad Tomaszkiewicz, yang menyatakan bahwa pemain sebenarnya dapat menggunakan modifikasi jika tidak menyukai jam penanda waktu di 'Dawnwalkers', meskipun ia tetap mendorong para pemain untuk mencobanya terlebih dahulu. Dalam perkembangan terbarunya, pihak pengembang Rebel Wolves menyadari betul betapa terbelahnya opini komunitas terkait fitur ini. Sang direktur memastikan bahwa mekanik pengatur waktu tersebut tidak dijamin akan kembali hadir pada seri lanjutan gim, kecuali jika fitur itu benar-benar selaras dengan kisah yang ingin disampaikan.

Dampak bagi pembaca

Perubahan arah desain ini memberikan dampak signifikan terhadap ekspektasi komunitas pemain dan masa depan waralaba 'The Blood of Dawnwalker'. Dengan mendengarkan umpan balik pemain secara terbuka, Rebel Wolves berpotensi mempertahankan basis penggemar yang merasa terbebani oleh batas waktu ketat di seri pertama. Langkah mitigasi yang diambil pengembang adalah tetap memberikan kebebasan bagi pemain gim orisinal melalui mod, sekaligus mengevaluasi ulang penyesuaian naratif agar sekuel mendatang dapat dinikmati oleh khalayak yang lebih luas tanpa elemen yang memecah belah.

Buka sumber asal: Kompilasi 2 Media (PC Gamer Global, Rock Paper Shotgun Indie & PC)