Riset Universitas Hasanuddin Publikasikan Data Efek Intermittent Fasting pada Stres
Universitas Hasanuddin menerbitkan riset ilmiah dalam bidang Sains Terapan yang mengkaji pengaruh metode *intermittent fasting* terhadap perilaku depresi akibat stres kronis pada tikus jantan Wistar, dengan data yang kini dapat diakses secara terbuka melalui OpenAlex dan World Bank.
Publikasi ilmiah ini tercatat dengan nomor DOI https://doi.org/10.17632/scmz4gwc4k.1 dan mengusung judul spesifik "Dataset for: Intermittent fasting attenuates chronic restraint stress-induced depressive-like behaviour in male Wistar rats". Status akses publikasi ini dinyatakan terbuka (Open Access), memungkinkan komunitas ilmiah global dan domestik untuk menelaah data pendukung yang dihasilkan oleh periset dari Universitas Hasanuddin. Peluncuran dataset ini berlangsung di tengah lanskap pendanaan penelitian nasional. Berdasarkan data pembanding dari World Bank, belanja riset dan pengembangan (R&D) Indonesia saat ini berada pada angka 0,28% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Keterbukaan data dari institusi pendidikan tinggi seperti Universitas Hasanuddin menjadi salah satu kontribusi penting dalam mengoptimalkan efisiensi dan transparansi luaran riset di tengah keterbatasan anggaran nasional.
Dampak bagi pembaca
Ketersediaan dataset akses terbuka ini memberikan implikasi positif bagi perkembangan sains terapan di Indonesia, khususnya dalam bidang biomedis dan studi perilaku hewan. Akses terbuka memungkinkan replikasi studi dan kolaborasi lintas lembaga riset internasional. Bagi masyarakat luas dan pembuat kebijakan, publikasi ini memperkaya literatur ilmiah berbasis bukti. Masyarakat yang ingin mendalami metodologi atau hasil riset secara mendalam dapat merujuk langsung ke tautan DOI resmi yang disediakan oleh platform Open Access terkait.
Buka sumber asal: OpenAlex Open Science & World Bank