GeeGitMEDIA
Harga Minyak Dunia Menguat Tipis Akibat Ketidakpastian Perundingan AS-Iran
umum

Harga Minyak Dunia Menguat Tipis Akibat Ketidakpastian Perundingan AS-Iran

29 Sep 2026 • 11:10 WIB · Redaksi GeeGit

Pasar energi global kembali mengalami pergerakan fluktuatif pada Selasa, 29 September 2026. Berdasarkan himpunan data dari berbagai sumber media nasional, harga minyak mentah acuan dunia mencatatkan kenaikan untuk hari kedua berturut-turut di tengah minimnya kemajuan dalam perundingan antara Amerika Serikat dan Iran serta dinamika pasokan internasional.

Kenaikan Harga WTIUS$93,32 per barel (+0,8%)
Redaksi BertugasRedaksi GeeGit

Berdasarkan laporan dari Katadata Riset & Ekonomi pada Selasa, 29 September 2026, pukul 08.07 WIB, kenaikan harga minyak acuan dunia ini didorong oleh minimnya progres dalam perundingan diplomatik AS-Iran, yang turut ditopang oleh menguatnya permintaan seiring kembali beroperasinya pipa West-East Arab. Sementara itu, liputan dari CNN Indonesia Ekonomi pada pukul 10.19 WIB merinci bahwa harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS mengalami kenaikan sebesar 72 sen atau 0,8 persen hingga mencapai level US$93,32 per barel. Adapun laporan terpisah dari Sindonews Ekonomi & Bisnis pada Senin, 28 September 2026, pukul 21.27 WIB, menyoroti bahwa gejolak harga ini menegaskan kerentanan perekonomian global akibat tingginya ketergantungan pada energi fosil di tengah ketegangan geopolitik.

Dampak bagi pembaca

Fluktuasi harga minyak mentah berpotensi meningkatkan tekanan biaya produksi bagi sektor industri dan logistik global, sekaligus memicu kenaikan inflasi energi domestik. Di sisi lain, situasi ini memperkuat urgensi bagi para pelaku industri untuk mempercepat diversifikasi portofolio investasi ke sektor transisi energi dan energi terbarukan guna meredam risiko volatilitas harga bahan bakar fosil di masa mendatang.

Buka sumber asal: Kompilasi 3 Media (CNN Indonesia Ekonomi, Katadata Riset & Ekonomi, Sindonews Ekonomi & Bisnis)