GeeGitMEDIA
Tiga Mahasiswa Bisnis Digital UNM Diterima Magang di Kemendukbangga/BKKBN Pusat
budaya

Tiga Mahasiswa Bisnis Digital UNM Diterima Magang di Kemendukbangga/BKKBN Pusat

17 Sep 2026 • 17:20 WIB · Redaktur Desk Budaya

Pada Kamis, 17 September 2026, tiga mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri (UNM) berhasil lolos seleksi magang atau Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Kementerian Pemberdayaan Perempuan, Keluarga Berencana, dan Perlindungan Anak (Kemendukbangga) serta Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat, menurut laporan Republika News.

Mahasiswa terpilih3 orang
Program magangKemendukbangga/BKKBN Pusat
Redaksi BertugasRedaktur Desk Budaya

Berdasarkan laporan Republika News, ketiga mahasiswa tersebut dipilih melalui proses seleksi internal Kemendukbangga/BKKBN yang menekankan kompetensi digital untuk mendukung program-program kebijakan kependudukan. Artikel lain yang juga dipublikasikan pada hari yang sama oleh Republika News membahas topik berbeda, yakni indeks literasi keuangan pelajar (62 persen) dan popularitas program Kedokteran di Unjani, sehingga tidak memberikan sudut pandang tambahan mengenai magang ini. Karena tidak ada media lain yang mengangkat peristiwa ini, laporan Republika News menjadi satu-satunya sumber yang dapat diverifikasi. Tidak terdapat data telemetri resmi yang relevan untuk mengkonfirmasi jumlah penerima magang atau detail program, sehingga fakta yang ada hanya mengandalkan pernyataan resmi dalam artikel tersebut. Program magang ini diharapkan memberi pengalaman kerja langsung di lingkungan kementerian, memperkuat kompetensi digital mahasiswa, serta meningkatkan kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah. UNM menegaskan komitmen untuk menyiapkan lulusan yang siap bersaing di era ekonomi digital, sementara Kemendukbangga/BKKBN menambah kapasitas sumber daya manusia yang terampil dalam teknologi informasi.

Dampak bagi pembaca

Penempatan tiga mahasiswa UNM di Kemendukbangga/BKKBN Pusat dapat memperluas jaringan profesional mereka, meningkatkan peluang kerja pasca kelulusan, dan menambah reputasi UNM sebagai institusi yang menghasilkan talenta digital berkualitas. Bagi kementerian, kehadiran intern dengan latar belakang bisnis digital dapat mempercepat digitalisasi layanan publik. Secara lebih luas, keberhasilan ini dapat mendorong lebih banyak perguruan tinggi untuk menjalin kerja sama magang dengan lembaga pemerintah, memperkuat ekosistem pendidikan‑industri di Indonesia.

Buka sumber asal: Republika News